| Disiapkan, Early Warning System Untuk Antisipasi ACFTA |
|
|
|
| Written by Indoentrepreneur | |||
| Wednesday, 20 January 2010 07:19 | |||
|
Pemerintah menyiapkan sistem peringatan dini atau early warning system untuk mengantisipasi dampak penerapan perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Nantinya, sistem ini akan berfungsi jika ada lonjakan impor akibat penerapan perjanjian ini. Meski demikian, Direktur Jenderal Bea Cukai Thomas Sugijata mengakui, sejauh ini pemerintah masih belum menentukan angka acuan yang akan digunakan untuk mengindikasi adanya lonjakan barang impor. "Kita belum tentukan, itu yang sedang kita analisis sekarang. Jadi kami sedang kaji indikatornya nanti kalau sudah ada kenaikan berapa persen itu," ujar Thomas, di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Selasa (19/1/2010). Thomas mengatakan, hingga kini belum ada lonjakan impor akibat penerapan ACFTA. Dia menegaskan, pihaknya akan terus memantau pergerakan jumlah impor barang melalui data harian (real time) dari Kantor Bea Cukai di seluruh Indonesia.
|








